King Khoiri
Kamis, 19 September 2013
Me and Family ^.^
Miss mama yang cerewet selalu nyuruh belajar:*
Miss papa yang selalu nyuruh bantu mama ditoko:*
Miss adek aku yang kerjanya main terus:*
Miss uni yang selalu shopping forever:*
Miss you for all family:*:*:);):*:*:*:*:*
Artikel Inovasi Pendidikan
Inovasi pendidikan perlu dilakukan mengingat pendidikan akan mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan zaman. Dalam hal ini pembaruan teori dalam pendidikan.
Berikut ini adalah sebuah artikel yang menjelaskan Manfaat Pembaharuan Teori terhadap Pendidikan dalam Permasalahan tumbuh kembang dan pendidikan anak cerdas istimewa
Manfaat Pembaharuan Teori terhadap Pendidikan
Dengan berbagai perubahan penggunaan dasar teori giftedness,
maka dampaknya adalah perubahan cara pendeteksian, pendiagnosisan,
pengasuhan, dan pendidikan anak-anak cerdas istimewa. Namun pembaharuan
dan perubahan ini memerlukan kesepakatan baik dalam tataran perguruan
tinggi yang menjadi pusat pengembangan ilmiah, maupun dalam tataran
praktikal di lapangan yang didukung oleh peraturan pemerintah. Tanpa
adanya pembaharuan dan perubahan secara nasional, maka penanganan
anak-anak cerdas istimewa Indonesia hanyalah akan bersifat sporadis,
debat panas dan kontroversial akan tetap terus berlangsung. Hal ini
hanya akan merugikan anak didik karena tak terpenuhinya tumbuh kembang
anak dan pendidikan yang mendukung kebutuhannya. Dunia pendidikan
Indonesia pun akan senantiasa tertinggal dari metoda dan tingkat mutu
pendidikan secara mainstream internasional.
Dalam kelas reguler/inklusi dan kurikulum berdiferensiasi
Dalam laporan penelitian tiga bagian yang salah satunya adalah penelitian metateori yang dilakukan oleh T.Mooij dkk (2007) dari Centrum voor Begaafheid Onderzoek (pusat penelitian giftedness) Universitas Nijmegen – Belanda, memperlihatkan bahwa trend pendidikan anak cerdas istimewa secara mainstream kini lebih menyadari bahwa pendidikan untuk berbagai kelompok gifted ini
lebih baik berada dalam sekolah atau kelas-kelas reguler bersama dengan
anak-anak usia sebayanya. Hal ini dimaksudkan agar anak-anak ini dapat
melakukan kontak yang baik dengan peer grup atau sebayanya, guna pengembangan sosial emosional yang tepat yaitu pengembangan self-esteem yang baik serta self-concepts yang
realistis.12 Disamping itu, anak-anak ini juga membutuhkan metoda
tersendiri terutama ditujukan pada aktualisasi prestasi dengan
pendekatan multitalenta (lihat teori multifaktor dari Kurt Heller), maka
dalam kelas-kelas reguler kepadanya diperlukan kurikulum yang sesuai
dengan level masing-masing serta adanya kurikulum berdiferensiasi.
Bentuk sekolah atau kelas reguler yang menerima beragam keunikan anak,
dan memberikan tawaran pedidikan sesuai dengan keunikan anak didik,
disebut sebagai kelas atau sekolah inklusi.
Beragam
kelas atau sekolah inklusi yang banyak dikembangkan oleh berbagai
negara mempunyai beberapa keragaman. Sebagai misal, Norwegia yang telah
memulai pendidikan melalui kelas inklusi sejak adanya reformasi pendidikan tahun 1994 yang meletakkan anak-anak gifted bersama
beragam anak-anak berkebutuhan khusus lainnya seperti anak
berkecerdasan kurang dan terbatas, cacat fisik primer, dan anak-anak
normal. (Bentuk seperti ini biasa disebut full-inclusion). Bentuk
sekolah atau kelas inklusi seperti ini membutuhkan tawaran pendidikan
dengan banyak level atau komptensi. Namun negara Belanda meletakkan anak
gifted dalam sekolah inklusi yang terbatas bersama 4 kelompok
lainnya yaitu: penyandang ADHD, Autisme, learning disabilities dan anak
normal. Berbeda dengan model yang dikembangkan oleh Norwegia, dalam
Undang-undang pendidikan Belanda, sekolah reguler sebagai sekolah
inklusi hanya menerima anak berkecerdasan normal ke atas, dan tidak
bergangguan cacat primer. Bentuk sekolah seperti ini telah berdiri sejak
tahun 1990 dengan nama program We Zijn Weer Samen Naar School atau
Kita Kembali Sekolah Bersama-sama. Nama seperti ini diberikan karena
semula anakanak berkebutuhan khusus tersebut dipisah diletakkan di
sekolah-sekolah khusus. Bentuk pendidikan di Belanda kini lebih kepada
pendekatan sistem kompetensi atau level, dibagi dalam 3 kompetensi,
yaitu kompetensi atas, rata-rata, dan bawah. Dan juga lebih kepada pendekatan pendidikan yang adaptif (adaptive education),
dimana materi pendidikan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan
dan kondisi murid (Mönks & Pflüger, 2005, Dodde & Luene,1995 )
Maksud diadakan kurikulum berdiferensiasi bagi anak-anak gifted ini adalah (Mooij, 2007):
- meningkatkan motivasi belajar anak didik
- menghindari kebosanan dalam menempuh pelajaran
- agar perkembangan anak menjadi lebih baik
Diferensiasi kurikulum bagi anak gifted dapat dibagi dalam 4 bentuk (Mooij dkk,
2007):
- Pengkayaan (enrichment): yaitu berupa tawaran ekstra materi pelajaran yang dimaksudkan untuk pendalaman dan perluasan.
- Pemadatan atau pemampatan (compacting): yaitu berupa pemampatan materi pelajaran reguler. Atau dengan kata lain bahwa pelajaran yang diberikan tidak perlu dilakukan pengulangan-pengulangan yang memang diperlukan sebagai latihan bagi anak-anak normal13.
- Paruh waktu (part-time) dalam kelompok-plus atau kelas-plus (pull-out): dimana dalam kelompok/kelas itu diadakan ekstra aktivitas atau program yang menantang khusus untuk anak-anak gifted. Kegiatan dalam kelompok/kelas plus ini dilakukan beberapa jam dalam satu minggu. Bila anak-anak gifted tersebut membutuhkan kegiatan yang menantang guna memenuhi kebutuhan keberbakatannya, ia dapat sementara waktu keluar dari kelasnya (pull-out), masuk ke dalam kelompok-plus atau kelas-plus tersebut, bersama-sama dengan anakanak gifted lainnya dalam berbagai usia mengerjakan berbagai proyek yang diminatinya. Kelas-kelas seperti ini sering juga disebut Kangaroo-class.
- Percepatan (acceleration): yaitu berupa lompat kelas (Class skipping). Namun percepatan ini membutuhkan beberapa pertimbangan berupa:
- kematangan sosial emosional
- kapasitas intelektual
- prestasi
- adanya lompatan perkembangan didaktik
- persetujuan orang tua
- penerimaan guru
Perlu psychoeducational assessment dan diagnostic
Dari
penelitian-penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa dalam
pelaksanaannya, terutama di sekolah dasar dan taman kanak-kanak,
anak-anak gifted itu tidak bisa mendapatkan program pengembangan
keberbakatan yang sama antara satu anak dengan anak lainnya. Hal ini
selain disebabkan karena tumbuh kembang mereka sangat beragam yang
umumnya masih sangat krusial, disamping juga kekuatan kemampuan atau
bakat anak dari satu anak ke anak lain akan berbeda-beda. Diantara
mereka masih banyak yang membutuhkan terapi remedial terutama di bagian
perkembangan bahasa & bicara, perkembangan sosial emosional, dan
perkembangan motorik halus. Karena itu program diberikan sefleksibel
mungkin ke dua arah sekaligus, terhadap berbagai kekurangan melalui
program remedial dan juga ke arah pengembangan keberbakatannya. Setiap
anak yang membutuhkan perhatian khusus akan mendapatkan IEP (individual education program) yang dievaluasi dan dilakukan pembaharuan program setiap satu semester. Untuk ini semua, si anak memerlukan psychoeducational assessment and diagnostic,
agar bisa ditentukan bentuk-bentuk intervensi apa yang cocok untuknya
serta bentuk program pengembangan keberbakatan yang bagaimana yang cocok
untuknya. Program akselerasi hanya diberikan kepada mereka yang memang
mampu meraih prestasi yang sangat baik, mempunyai perkembangan sosial
emsoional yang memadai jika diberikan akselerasi berupa lompat kelas,
dan mempunyai perkembangan kemampuan didaktif yang memang sangat baik
(Hoogeven dkk, 2004; Mooij dkk, 2007)14. Psychoeducational Assessment dan diagnostic seperti
yang dibutuhkan seperti ini memang belum banyak dipelajari di
Indonesia, karena itu orang tua sangat kesulitan untuk mencari sekolah
yang memang menyediakan atau mempunyai jejaring dengan pusat pelayanan psychoeducational tersebut.
Mengutamakan keharmonisan tumbuh kembang
Dunia
pendidikan masa kini adalah pendidikan yang meletakkan dasar-dasar
keharmonisan tumbuh kembang. Pendekatan ini bukan hanya ditujukan bagi
anakanak yang mengalami tumbuh kembang yang berbeda tetapi juga
anak-anak yang mempunyai perkembangan yang sesuai dengan patokan tumbuh
kembangnya. Terlebih kepada anak-anak gifted, yang mempunyai pola alamiah tumbuh kembang berbeda dengan anak-anak sebayanya, maka mau tidak mau pendidikan anak-anak gifted terutama
di usia muda seperti di taman kanak-kanak dan sekolah dasar,
selayaknyalah jika keharmonisan tumbuh kembangnya justru menjadi
perhatian utama. Karenanya lingkungan belajar sejak di usia dini dan
sekolah dasar harus mampu memberikan tawaran pendidikan yang cukup
sesuai dengan tingkatan perkembangannya.
Dari berbagai penelitian untuk melihat seberapa jauh sudah tawaran pendidikan yang diberikan kepada siswa-siwa gifted, menunjukkan bahwa (Mooij, 2007):
- Anak-anak gifted yang mendapatkan pendidikan dalam sekolah khusus atau kelas khusus akan menunjukkan prestasi pendidikan dan pengembangan kognitif yang baik, tetapi mempunyai self-concepts atau persepsi terhadap diri sendiri yang rendah.
- Program percepatan hanya dapat diberikan kepada anak-anak gifted yang memang sudah mempunyai fungsi yang baik (secara kognitif, prestasi, dan sosial emosional).
- Dalam program pengkayaan (enrichment), berbagai mata ajaran harus dikuasai terlebih dahulu, artinya kepada anak-anak gifted ini diperlukan program compacting mata ajaran reguler. Hal ini dimaksudkan agar dalam program pengkayaan dimana si anak melakukan pendalaman dan perluasan, ia sudah menguasai dasar-dasar teori terlebih dahulu.
- Sejak dini sekali anak-anak gifted memerlukan pendidikan yang sefleksibel mungkin, individual, dukungan yang terus menerus secara pedagogis, sosial, emosional, kognitif, pengorganisasian proses pembelajaran, serta evaluasi dan pemantauan efek program yang diberikan kepadanya.
- Umumnya sekolah-sekolah dalam memberikan program layanan kepada anak-anak gifted, lebih mendahulukan mata ajaran matematika (dan science) daripada pelajaran yang lebih mengutamakan bahasa. Karenanya justru seringkali akan memunculkan underachiever (prestasi rendah). Karena itu program berkemampuan bahasa juga perlu diberikan.
Semut Kecilku Oleh Rendy Irfan
SEMUT KECILKU
Oleh Rendy Irfan

Kau luluhkan prasaan ku ini
Dan ketika ku mulai mengagumimu
Kau pun pergi meninggalkan ku
Dengan luka yang membekas dalam hati
Masih teringat alunan suaramu
Di dalam gendang telinga ku
Saat kau tertawa dankau ucap
Dirimu juga sayang pada ku
Terbayang senyum manis mu
Yang meluluhkan hati kecilku
Jika inilah pilihan mu
Semoga engkau lebih beruntung
Daripada saat kau bersamaku
Terimakasih dan selamat tinggal semut kecil ku
http://www.lokerpuisi.web.id/2013/09/semut-kecilku-oleh-rendy-irfan.html
Oleh Rendy Irfan

Kau luluhkan prasaan ku ini
Dan ketika ku mulai mengagumimu
Kau pun pergi meninggalkan ku
Dengan luka yang membekas dalam hati
Masih teringat alunan suaramu
Di dalam gendang telinga ku
Saat kau tertawa dankau ucap
Dirimu juga sayang pada ku
Terbayang senyum manis mu
Yang meluluhkan hati kecilku
Jika inilah pilihan mu
Semoga engkau lebih beruntung
Daripada saat kau bersamaku
Terimakasih dan selamat tinggal semut kecil ku
http://www.lokerpuisi.web.id/2013/09/semut-kecilku-oleh-rendy-irfan.html
The History of The Development of Management Science
Note that management science has existed since thousands of years
ago.This is evidenced by the existence of pyramids in Egypt these
Pyramids. built by more than 100,000 people for 20 years. Giza pyramids
will not be successfully built if there is not someone who planned what
to do, organize human as well as a raw material, leads and directs
workers, and enforce certain controls in order to ensure that everything
was done according to plan. The main sight of management can be divided
into the following approaches:
* Classic Approach (the classical Approaches)
figures that play a role in this genre include:
Robert Owen
Robert owen was the one who opposed the hiring practices of children age 5 or 6 years and standard of work 13 hours a day. Owen increase working conditions at the factory, raise minimum age of employment for children, reduced hours at the factory, providing food for the plant's employees, set up shops to sell employee living necessities at reasonable prices, and to improve the living environment where employees lived, by building houses and roads, thus making the environment and attractive be mill. Therefore, he called Modern Management Personal. In addition, Owen more attention to workers, because according to him, the important investment for managers is its human resources,
Henry Fayol
Fayol believes the success of managers are not only determined by the quality of his personality, but because of the the use of the right management methods. The largest donations from Fayol is his view that is one skill that can be taught the basic principles and general theory which was formulated. Fayol divides its activities and operations activities into 6 types:
a. Technical (production)
b. Trade (buy, sell, Exchange)
c. Financial (searches and optimum use optimum of capital) tried to acquire capital and top)
d. Security (protection of human and property prices) and
e. Accounting
f. Management
Frederick W. Taylor
was Frederick w. Taylor was known by scientific management in an attempt to increase productivity. The famous movement is the movement of work effiHciency. Taylor's philosophy has four principles:
1. The development of scientific management correctly.
2. scientifically selected Job
3. The existence of education and scientific development of the workers.
4. good cooperation between managers and workers.
* The Approach of Human Resources
This flow arises because of dissatisfaction with the classical approach is not completely get the highest production efficiency and workplace harmony. Known figure is Elton Mayo. He found that human relationships important inter more members in determining productivity, specifically from top management boost their motivation. This phenomenon is known as the "Hawthorne Effect"
View Hawthorne Effect studies gave rise to quiet study areas iindividu and klompok in the Organization were emerging theory Abraham Maslow. Menurutmaslow there are 5 levels of human needs, namely:
1. self-actualization (expanded)
2. Tribute (homage, prestice, achievements)
3. Social (attention, a sense of belonging)
4. Security (protection and certainty)
5. Physiological (biologically, eating, drinking)
Approach of Management Science
Quantitative flow (Management Science) is a management science that berdasrkan teknik2 mathematical problem solving and decision making.
Step2 management science, namely:
1. Formulation of the problem,
2. Formulation of a mathematical model,
3. Getting the completion of the model,
4. Testing the model and the results obtained from the model,
5. Determination hasil2 supervision,
6. Implementation.
Approach to quantitative manajement include characteristics as brikut:
1. the concentration of pda pngambilan decisions and the final impact of management actions.
2. the use of economic criteria in the decision,
3. Use of mathematical model with sophisticated laws and favorable,
4. The use of computers to mempercpat the process.
Modern Management Approaches
development approaches in management science indicates that there is no one theory that can be applied universally in all situations. The development of management theory continues to adjustment as changing organizational environment ". The main foundation of this approach is a management system approach to management with contingency
2) the contingency approach (contingency approach)
This approach considers that the task manager is to identify which techniques in certain situations, under certain circumstances and at certain times will help achieve management goals
* Classic Approach (the classical Approaches)
figures that play a role in this genre include:
Robert Owen
Robert owen was the one who opposed the hiring practices of children age 5 or 6 years and standard of work 13 hours a day. Owen increase working conditions at the factory, raise minimum age of employment for children, reduced hours at the factory, providing food for the plant's employees, set up shops to sell employee living necessities at reasonable prices, and to improve the living environment where employees lived, by building houses and roads, thus making the environment and attractive be mill. Therefore, he called Modern Management Personal. In addition, Owen more attention to workers, because according to him, the important investment for managers is its human resources,
Henry Fayol
Fayol believes the success of managers are not only determined by the quality of his personality, but because of the the use of the right management methods. The largest donations from Fayol is his view that is one skill that can be taught the basic principles and general theory which was formulated. Fayol divides its activities and operations activities into 6 types:
a. Technical (production)
b. Trade (buy, sell, Exchange)
c. Financial (searches and optimum use optimum of capital) tried to acquire capital and top)
d. Security (protection of human and property prices) and
e. Accounting
f. Management
Frederick W. Taylor
was Frederick w. Taylor was known by scientific management in an attempt to increase productivity. The famous movement is the movement of work effiHciency. Taylor's philosophy has four principles:
1. The development of scientific management correctly.
2. scientifically selected Job
3. The existence of education and scientific development of the workers.
4. good cooperation between managers and workers.
* The Approach of Human Resources
This flow arises because of dissatisfaction with the classical approach is not completely get the highest production efficiency and workplace harmony. Known figure is Elton Mayo. He found that human relationships important inter more members in determining productivity, specifically from top management boost their motivation. This phenomenon is known as the "Hawthorne Effect"
View Hawthorne Effect studies gave rise to quiet study areas iindividu and klompok in the Organization were emerging theory Abraham Maslow. Menurutmaslow there are 5 levels of human needs, namely:
1. self-actualization (expanded)
2. Tribute (homage, prestice, achievements)
3. Social (attention, a sense of belonging)
4. Security (protection and certainty)
5. Physiological (biologically, eating, drinking)
Approach of Management Science
Quantitative flow (Management Science) is a management science that berdasrkan teknik2 mathematical problem solving and decision making.
Step2 management science, namely:
1. Formulation of the problem,
2. Formulation of a mathematical model,
3. Getting the completion of the model,
4. Testing the model and the results obtained from the model,
5. Determination hasil2 supervision,
6. Implementation.
Approach to quantitative manajement include characteristics as brikut:
1. the concentration of pda pngambilan decisions and the final impact of management actions.
2. the use of economic criteria in the decision,
3. Use of mathematical model with sophisticated laws and favorable,
4. The use of computers to mempercpat the process.
Modern Management Approaches
development approaches in management science indicates that there is no one theory that can be applied universally in all situations. The development of management theory continues to adjustment as changing organizational environment ". The main foundation of this approach is a management system approach to management with contingency
1) A systems approach (systems approach)
Systems approach to management means looking at the organization as a whole entity, which consists of the "interconnected and as part of a broader xternal environment.
Systems approach to management means looking at the organization as a whole entity, which consists of the "interconnected and as part of a broader xternal environment.
This approach considers that the task manager is to identify which techniques in certain situations, under certain circumstances and at certain times will help achieve management goals
Perkembangan IPTEK
Perkembangan
IPTEK di Indonesia
Disini saya
ingin membahas sedikit banyak tentang perkembangan Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi atau biasa kita kenal dengan istilah IPTEK. Ilmu pengetahuan
muncul sebagai akibat dari aktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidup
manusia,baik kebutuhan jasmani maupun kebutuhan rohani. Kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi tidak dapat bisa di pisahkan dari lembaga pendidikan.
Dimana pada abad 20 peran ilmu pengetahuan dan teknologi sangat berarti bagi
lembaga pendidikan. Sehingga pada abad 20 mampu mendorong lebih cepat dalam
industri. Informasi,komunikasi,transportasi dan pertanian.
Filed Under: Teknologi
Perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia tertinggal jauh dan sangat
memprihatinkan dibanding Negara-negara Eropa dan Amerika Serikat bahkan pula di
Negara-negara Asia misalnya Jepang dan China. Hal ini disebabkan karena :
- Masih terbatasnya orang indonesia yang mendapat pendidikan barat terutama pendidikan tinggi.
- Kurangnya keinginan dari pemerintah maupun perusahaan swasta yang ada di Indonesia untuk melakukan ahli teknologi.
- Tidak adanya inovasi teknologi yang berarti di dalam masyarakat indonesia itu sendiri,ilmu pengetahuan dan teknologi di indonesia mulai berkembang dimana ditandai dangan adanya perguruan tinggi dan pusat-pusat penelitian seperti lembaga ilmu pengetahuan (LIPI) dan juga badan pengkajian dan penerapan teknologi (BPPT)
Realita
yang memprihatinkan itu bukan dilihat dari prestasi beberapa bidang IPTEK yang
telah di capai seperti penemuan aplikasi teknologi DNA, pemuan bibit padi
unggul, pemuan vector medan laju percepatan gerak lempeng teknologi, rancangan
bangunan pesawat remotely pilotely piloted vehicle, memperoleh penghargaan
internasional fellowship L’oreal-unesco for woman in science,mendapat medali
emas pada internasiaonal exhibition of invention new techninique and peroduct
memperoleh the first to nobel prize di bidang fisika tingkat SMA , hingga
temuan nutrisi baru yang di sebut saputra, yang memang semua itu perlu di
syukuri . Tetapi keprihatinan itu muncul pergerakan dampak perkembangan IPTEK
itu memang tidak segaris lurus dangan pencipta kesejahteraan masyarakat dalam
rangka kebijakan IPTEK secara nasional,
Dampak
Positif perkembangan IPTEK
1. Memberikan
berbagai kemudahan
Perkembangan
IPTEK mampu membantu manusia dalam beraktifitas. Terutama yang berhubungan
dengan kegiatan perindustrian dan telekomunikasi. Namun, dampak dari
perkembangan IPTEK juga berdampak ke berbagai hal seperti kegiatan pertanian,
yang dulunya membajak sawah dengan menggunakan alat tradisional, kini sudah
menggunakan peralatan mesin.sehingga aktifitas penanaman dapat lebih cepat di
laksanakan tanpa memakan waktu yang lama dan tidak pula terlalu membutuhkan
tenaga yang banyak. Ini adalah contoh kecil efek positif perkembangan IPTEK di
dalam membantu aktifitas manusia dalam kehidupan sehari-hari.
2.
Mempermudah meluasnya berbagai informasi
Informasi
merupakan hal yang sangat penting bagi kita, dimana tanpa informasi kita akan
serba ketinggaln. terlebih lagi ketika berbagai media cetak dan elektronik
berkembang pesat. Hal ini memaksa kita untuk mau tidak mau harus bisa dan
selalu mendapatkan berbagai informasi. Pada masa dahulu, kegiatan pengiriman
berita sangat lambat, hal ini di karenakan kegiatan tersebut masih di lakukan
secara tradisional baik itu secara lisan maupun dengan menggunakan sepucuk
surat. Namun sekarang kegiatan semacam ini sudah hampir punah, dimana
perkembangan IPTEK telah merubah segalanya, dan kita pun tidak perlu menunggu
lama untuk mengirim atau menerima berita.
3. Bertambahnya
pengetahuan dan wawasan
Komputer
dahulu termasuk jenis peralatan yang sangat canggih, dimana hanya orang-orang
tertentu yang mampu membelinya apalagi menggunakannya. Namun seiring dengan
perkembangan iptek, peralatan elektronik seperti computer, internet, dan
handphone (Hp) sudah menjadi benda yang menjamur. Dimana tidak hanya orang-orang
tertentu yang mampu menggunakannya, bahkan anak-anak di bawah umurpun dapat
menggunakannya. Inilah pengaruh positif perkembangan iptek di era globalisasi
terhadap ilmu pengetahuan dan wawasan masyarakat kita.
Dampak
negative perkembangan IPTEK
1. Mempengaruhi pola
berpikir
Masyarakat
Indonesia adalah masyarakat yang agresif dan penasaran serta suka dengan hal
baru. Terutama sekali dengan adanya berbagai perubahan pada berbagai peralatan
elektronik. Namun ternyata perkembangan tersebut tidak hanya berdampak terhadap
pola berpikir anak, juga berdampak terhadap pola berpikir orang dewasa dan
orang tua. Terlebih lagi setiap harinya masyarakat kita di sajikan dengan
berbagai siaran yang kurang bermanfaat dari berbagi media elektronik.
2. Hilangnya budaya
Tradisional
Dengan
berdirinya berbagai gedung mewah seperti mal, perhotelan dll, mengakibatkan
hilangnya budaya tradisional seperti kegiatan dalam perdagangan yang dulunya
lebih di kenal sebagai pasar tradisional kini berubah menjadi pasar modern.
Begitu juga terhadap pergaulan anak-anak dan remaja yang sekarang sudah
mengarah kepada pergaulan bebas.
3. Banyak
menimbulkan berbagai kerusakan
Indonesia
di kenal sebagai Negara yang kaya akan sumber daya alamnya, namun hingga akhir
ini, Indonesia lebih di kenal sebagai Negara yang sedang berkembang dan terus
berkembang entah sampai kapan. Dan kita juga tidak mengetahui kapan istilah
Negara berkembang tersebut berubah menjadi Negara maju. Salah satu contoh kecil
yang lebih spesifik adalah beberapa tahun yang lalu sekitar di bawah tahun
2004, kota pekanbaru yang terletak di propinsi Riau, lebih di kenal sebagi kota
“Seribu Hutan”, namun dalam waktu yang relative singkat, istilah seribu hutan
kini telah berubah menjadi istilah yang lebih modern, yakni kota “Seribu Ruko”
di mana dalam waktu yang singkat, perkembangan pembangunan di kota ini amat
sangat pesat. Mulaialah berdiri berbagai kegiatan industri, Perhotelan, Mal,
dan Gedung-gedung bertingkat serta perumahan berdiri di mana-mana.akibatnya
aktifitas tradisional lumpuh, hutan gundul sehingga banyak menimbulkan berbagai
macam bencana seperti banjir, tanah longsor serta polusi terjadi di mana-mana.
Inilah dampak yang harus di terima masyarakat kita hingga ke anak cucu.
Dengan
semakin berkembangannya ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia,maka
informas, juga komunikasi di indonesia pun sudah berkembang. Di era globalisasi
pada masa sekarang ini, kita harus bisa mengenal dan memahami berbagai
perkembangan IPTEK, namun masih banyak yang kurang memahami dengan perkembangan
IPTEK. Secara jangka panjang, perkembangan IPTEK memberikan arti yang sangat
positif, namun di sisi lain, tidak sedikit pula yang membawa dampak negative.
Perkembangan Teknologi Informasi
Perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia
Teknologi Informasi adalah suatu
teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses,
mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara
untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang
relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi,
bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk
pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer
untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer
dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi
telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara
global.
Perkembangan Teknologi Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Dan sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e, seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika.
Perkembangan Teknologi Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Dan sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e, seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika.
Bidang pendidikan(e-education)
Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka (Mukhopadhyay M., 1995). Sebagai contoh kita melihat di Perancis proyek “Flexible Learning”. Hal ini mengingatkan pada ramalan Ivan Illich awal tahun 70-an tentang “Pendidikan tanpa sekolah (Deschooling Socieiy)” yang secara ekstrimnya guru tidak lagi diperlukan.
Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka (Mukhopadhyay M., 1995). Sebagai contoh kita melihat di Perancis proyek “Flexible Learning”. Hal ini mengingatkan pada ramalan Ivan Illich awal tahun 70-an tentang “Pendidikan tanpa sekolah (Deschooling Socieiy)” yang secara ekstrimnya guru tidak lagi diperlukan.
BIDANG – BIDANG YANG MENGALAMI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI:
Dalam Bidang Pemerintahan (e-government)
E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan, seperti menggunakan intranet dan internet, yang mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya. Bisa merupakan suatu proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah melalui sistem otomasi dan jaringan internet, lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web. Pada intinya e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to Citizen), G2B (Government to Business), dan G2G (Government to Government).
E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan, seperti menggunakan intranet dan internet, yang mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya. Bisa merupakan suatu proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah melalui sistem otomasi dan jaringan internet, lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web. Pada intinya e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to Citizen), G2B (Government to Business), dan G2G (Government to Government).
Bidang Keuangan dan Perbankan
Saat ini telah banyak para pelaku ekonomi, khususnya di kota-kota besar yang tidak lagi menggunakan uang tunai dalam transaksi pembayarannya, tetapi telah memanfaatkan layanan perbankan modern.
Saat ini telah banyak para pelaku ekonomi, khususnya di kota-kota besar yang tidak lagi menggunakan uang tunai dalam transaksi pembayarannya, tetapi telah memanfaatkan layanan perbankan modern.
Layanan perbankan modern yang hanya
ada di kota-kota besar ini dapat dimaklumi karena pertumbuhan ekonomi
saat ini yang masih terpusat di kota-kota besar saja, yang menyebabkan
perputaran uang juga terpusat di kota-kota besar. Sehingga sektor
perbankan pun agak lamban dalam ekspansinya ke daerah-daerah. Hal ini
sedikit banyak disebabkan oleh kondisi infrastruktur saat ini selain
aspek geografis Indonesia yang unik dan luas.
Untuk menunjang keberhasilan
operasional sebuah lembaga keuangan/perbankan seperti bank, sudah pasti
diperlukan sistem informasi yang handal yang dapat diakses dengan mudah
oleh nasabahnya, yang pada akhirnya akan bergantung pada teknologi
informasi online, sebagai contoh, seorang nasabah dapat menarik uang
dimanapun dia berada selama masih ada layanan ATM dari bank tersebut,
atau seorang nasabah dapat mengecek saldo dan mentransfer uang tersebut
ke rekening yang lain hanya dalam hitungan menit saja, semua transaksi
dapat dilakukan.
Teknologi Informasi dan Komunikasi
mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi.
Teknologi Informasi, meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses,
penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.
Sedangkan Teknologi Komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan
dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari
perangkat yang satu ke lainnya.
Oleh karena itu, Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi adalah
suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas
tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi,
pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar media.
Secara khusus, tujuan mempelajari Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah:
1. Menyadarkan kita akan potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berubah sehingga termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari teknologi ini sebagai dasar untuk belajar sepanjang hayat.
2. Memotivasi kemampuan kita agar bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan TIK, sehingga bisa melaksanakan dan menjalani aktifitas kehidupan sehari hari secara mandiri dan lebih percaya diri.
3. Mengembangkan kompetensi kita dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari hari.
4. Mengembangkan kemampuan belajar berbasis TIK, sehingga proses pembelajaran dapat lebih optimal, menarik, dan mendorong kita lebih terampil dalam berkomunikasi, terampil mengorganisasi informasi, dan terbiasa bekerjasama.
5. Mengembangkan kemampuan belajar mandiri, berinisiatif, inovatif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk pembelajaran, bekerja, dan pemecahan masalah sehari hari.
Pengertian teknologi secara umum
• proses yang meningkatkan nilai tambah
• produk yang digunakan dan dihasilkan untuk memudahkan dan meningkatkan kinerja
• Struktur atau sistem di mana proses dan produk itu dikembamngkan dan digunakan
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif.
Karena itu pada makalah ini kami membuat dampak-dampak positif dan negatif dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia Dari beberapa pengertian di atas nampak bahwa kehidupan manusia tidak terlepas dari adanya teknologi. Artinya, bahwa teknologi merupakan keseluruhan cara yang secara rasional mengarah pada ciri efisiensi dalam setiap kegiatan manusia.
Perkembangan teknologi terjadi bila seseorang menggunakan alat dan akalnya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya. Sebagai contoh dapat dikemukakan pendapat pakar teknologi dunia terhadap pengembangan teknologi.
Menurut B.J. Habiebie (1983: 14) ada delapan wahana transformasi yang menjadi prioritas pengembangan teknologi, terutama teknologi industri, yaitu
(1) pesawat terbang,
(2) maritim dan perkapalan,
(3) alat transportasi,
(4) elektronika dan komunikasi,
(5) energi,
(6) rekayasa ,
(7) alat-alat dan mesin-mesin pertanian, dan
(8) pertahanan dan keamanan. Jenis Aplikasi Teknologi Informasi
Aplikasi teknologi informasi sangat terkait dengan aplikasi teknologi komputer dan komunikasi data dalam kehidupan. Hampir semua bidang kehidupan saat ini dapat memanfatkan teknologi komputer. Beberapa jenis aplikasi tersebut adalah :
1. Aplikasi di bidang sains
Contohnya adalah aplikasi astronomi (perbintangan).
2. Aplikasi di bidang teknik/rekayasa
Contohnya adalah pembuatan robot dengan menggunakan konsep kecerdasan buatan agar robot lebih bijak.
3. Aplikasi di bidang bisnis/ekonomi
Contohnya adalah e-business, e-marketing, e-commerce dan lain-lain.
4. Aplikasi di bidang administrasi umum
Contohnya adalah aplikasi penjualan/distribusi barang, aplikasi penggajian karyawan, aplikasi akademik sekolah dan lain-lain.
5. Aplikasi di bidang perbankan
Contohnya adalah e-banking, ATM, dan m-banking.
6. Aplikasi di bidang pendidikan
Contohnya adalah e-learning (distance learning).
7. Aplikasi di bidang pemerintahan
Contohnya adalah e-government dan aplikasi inventarisasi kekayaan milik negara (IKMN).
8. Aplikasi di bidang kesehatan/kedokteran
Contohnya adalah pemeriksaane kokar diogr af i yaitu suatu pemeriksaan non invasif untuk menegakkan diagnose penyakit jantung. Dengan menggunakan alat ini aktivitas otot-otot jantung bisa dilihat langsung dilayar monitor dan lainnya.
9. Aplikasi di bidang industri/manufaktur
Contohnya adalah simulasi komputer untuk ujicoba atas rancangan sistem baru.
10. Aplikasi di bidang transportasi
Contohnya adalah aplikasi untuk mengatur jadwal penerbangan pesawat terbang.
11. Aplikasi di bidang pertahanan keamanan
Contohnya adalah aplikasi sistem keamanan data dengan enkripsi.
http://www.google.com/imgres?imgurl=http://fajarbloger.files.wordpress.com/2011/10/micropc_atom-z500.jpg&imgrefurl=http://fajarbloger.wordpress.com/2011/10/04/perkembangan-teknologi-informasi/&usg=__AVFHTXT0ARwTfqpHQbzsNsKPoWg=&h=384&w=500&sz=53&hl=id&start=19&sig2=aIc7Hb7mksujaSrttyfsSg&zoom=1&tbnid=0QuMGgggjz7bDM:&tbnh=100&tbnw=130&ei=8eo6Up6jEMilkgXdsoDwBg&prev=/search%3Fq%3Dperkembangan%2Bteknologi%2Binformasi%26um%3D1%26sa%3DN%26hl%3Did%26tbm%3Disch&um=1&itbs=1&sa=X&ved=0CE8QrQMwEg
Secara khusus, tujuan mempelajari Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah:
1. Menyadarkan kita akan potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berubah sehingga termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari teknologi ini sebagai dasar untuk belajar sepanjang hayat.
2. Memotivasi kemampuan kita agar bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan TIK, sehingga bisa melaksanakan dan menjalani aktifitas kehidupan sehari hari secara mandiri dan lebih percaya diri.
3. Mengembangkan kompetensi kita dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari hari.
4. Mengembangkan kemampuan belajar berbasis TIK, sehingga proses pembelajaran dapat lebih optimal, menarik, dan mendorong kita lebih terampil dalam berkomunikasi, terampil mengorganisasi informasi, dan terbiasa bekerjasama.
5. Mengembangkan kemampuan belajar mandiri, berinisiatif, inovatif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk pembelajaran, bekerja, dan pemecahan masalah sehari hari.
Pengertian teknologi secara umum
• proses yang meningkatkan nilai tambah
• produk yang digunakan dan dihasilkan untuk memudahkan dan meningkatkan kinerja
• Struktur atau sistem di mana proses dan produk itu dikembamngkan dan digunakan
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif.
Karena itu pada makalah ini kami membuat dampak-dampak positif dan negatif dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia Dari beberapa pengertian di atas nampak bahwa kehidupan manusia tidak terlepas dari adanya teknologi. Artinya, bahwa teknologi merupakan keseluruhan cara yang secara rasional mengarah pada ciri efisiensi dalam setiap kegiatan manusia.
Perkembangan teknologi terjadi bila seseorang menggunakan alat dan akalnya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya. Sebagai contoh dapat dikemukakan pendapat pakar teknologi dunia terhadap pengembangan teknologi.
Menurut B.J. Habiebie (1983: 14) ada delapan wahana transformasi yang menjadi prioritas pengembangan teknologi, terutama teknologi industri, yaitu
(1) pesawat terbang,
(2) maritim dan perkapalan,
(3) alat transportasi,
(4) elektronika dan komunikasi,
(5) energi,
(6) rekayasa ,
(7) alat-alat dan mesin-mesin pertanian, dan
(8) pertahanan dan keamanan. Jenis Aplikasi Teknologi Informasi
Aplikasi teknologi informasi sangat terkait dengan aplikasi teknologi komputer dan komunikasi data dalam kehidupan. Hampir semua bidang kehidupan saat ini dapat memanfatkan teknologi komputer. Beberapa jenis aplikasi tersebut adalah :
1. Aplikasi di bidang sains
Contohnya adalah aplikasi astronomi (perbintangan).
2. Aplikasi di bidang teknik/rekayasa
Contohnya adalah pembuatan robot dengan menggunakan konsep kecerdasan buatan agar robot lebih bijak.
3. Aplikasi di bidang bisnis/ekonomi
Contohnya adalah e-business, e-marketing, e-commerce dan lain-lain.
4. Aplikasi di bidang administrasi umum
Contohnya adalah aplikasi penjualan/distribusi barang, aplikasi penggajian karyawan, aplikasi akademik sekolah dan lain-lain.
5. Aplikasi di bidang perbankan
Contohnya adalah e-banking, ATM, dan m-banking.
6. Aplikasi di bidang pendidikan
Contohnya adalah e-learning (distance learning).
7. Aplikasi di bidang pemerintahan
Contohnya adalah e-government dan aplikasi inventarisasi kekayaan milik negara (IKMN).
8. Aplikasi di bidang kesehatan/kedokteran
Contohnya adalah pemeriksaane kokar diogr af i yaitu suatu pemeriksaan non invasif untuk menegakkan diagnose penyakit jantung. Dengan menggunakan alat ini aktivitas otot-otot jantung bisa dilihat langsung dilayar monitor dan lainnya.
9. Aplikasi di bidang industri/manufaktur
Contohnya adalah simulasi komputer untuk ujicoba atas rancangan sistem baru.
10. Aplikasi di bidang transportasi
Contohnya adalah aplikasi untuk mengatur jadwal penerbangan pesawat terbang.
11. Aplikasi di bidang pertahanan keamanan
Contohnya adalah aplikasi sistem keamanan data dengan enkripsi.
http://www.google.com/imgres?imgurl=http://fajarbloger.files.wordpress.com/2011/10/micropc_atom-z500.jpg&imgrefurl=http://fajarbloger.wordpress.com/2011/10/04/perkembangan-teknologi-informasi/&usg=__AVFHTXT0ARwTfqpHQbzsNsKPoWg=&h=384&w=500&sz=53&hl=id&start=19&sig2=aIc7Hb7mksujaSrttyfsSg&zoom=1&tbnid=0QuMGgggjz7bDM:&tbnh=100&tbnw=130&ei=8eo6Up6jEMilkgXdsoDwBg&prev=/search%3Fq%3Dperkembangan%2Bteknologi%2Binformasi%26um%3D1%26sa%3DN%26hl%3Did%26tbm%3Disch&um=1&itbs=1&sa=X&ved=0CE8QrQMwEg
Langganan:
Postingan (Atom)
















